Ketika hujan turun dan temurun ke relung kalbu
dengarlah nyanyiannya mewakili sajak-sajakku
susah payah kurangkai ribuan bait
agar kau dengar lebatnya kalimat rindu
tiada henti berkilatan dalam batin
rasakan gemuruhnya dalam erat dekapanku.
Warna-warni payung menari di jalanan
rampak menitik air berjatuhan, desau angin berbisik sayup di dahan
basah dedaunan, basah bunga-bunga, basah seluruh pelataran
jejakjejak kita bermekaran dalam genangan
pada kata cinta kutemukan airmata netes perlahan
lalu kaubiarkan wajahmu kuseka dengan kecupan.
Tiap hujan kita melangkah di celah gemuruhnya
mendengarkan deru hujan merasakan angin menari dan bercanda
kadang kita tembus derasnya dengan terguyur dalam mesra
berguncang-guncang jejak air di atas payung kita
iramanya seperti derap sajak menyusun bait cinta
begitu lembut begitu merdu begitu syahdu.
Kita mensyukuri hujan. Kita jatuh hati pada hujan
hujan menghapus debu-debu bimbang di kelopak-kelopak kembang
mengubah catatan lara menjelma loncatan airmata bahagia
bertaburan rintiknya menggenangi jejak-jejak kita
hujan turun dan cintaku menuliskan tetesnya di hatimu
berkaca-kaca tatapanmu. Biarkan cinta menitik abadi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Blog Archive
-
▼
2011
(35)
-
▼
March
(31)
-
▼
Mar 09
(29)
- Menunggu Pagi
- Realita Cinta
- Gerimis
- Terbangun Di Sisimu
- Hujan Di Malah Hari
- Surga Derita
- Senja Terahir Bersamamu
- The Power Of Love
- Aku Lelaki Pecinta Hujan
- Sayap sayap Cinta
- Tentangmu
- Hujan
- Wanitaku
- Lembayung Senja
- Selamat Maming
- Harapan Yang Sirna
- Kapan Ku Bisa Lupakan
- Seperti Berada Di Ladang Ranjau
- Mengenangmu Dalam Hati
- Good Bye
- Dibalik Keindahanmu Tersimpan Kebusukan
- Good Bye Gadis Doraemon
- Kamu Gak Seperti Doraemon
- Ku Ingin Lupakan Gadis Doraemon
- Penyesalan
- Rintihan Hati
- Sayap Patahku
- Jenuh
- CINTA
-
▼
Mar 09
(29)
-
▼
March
(31)
Followers
PENGUNJUNG
Heri Firmansyah Creation. Powered by Blogger.
0 comments:
Post a Comment
Terimakasih anda sudah mengunjungi blog saya. kritik dan saran anda adalah motifasi buat saya